60BERITA.ID| PEKANBARU – Forum Garis Keras Berkeadilan Riau (F-GKBR) menyatakan tengah melakukan konsolidasi besar-besaran untuk menggelar aksi di Gedung Merah Putih KPK RI Jakarta.
Aksi tersebut direncanakan untuk mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan kejelasan hukum terkait dugaan temuan uang miliaran rupiah di kediaman Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.
Koordinator Lapangan F-GKBR, Herry Suryadi mengatakan, konsolidasi dilakukan di Pekanbaru dengan melibatkan mahasiswa, pemuda dan elemen masyarakat Riau.
“Kami sedang konsolidasi. Ini murni gerakan rakyat Riau yang sudah muak melihat kasus korupsi di Riau yang diduga jalan di tempat. KPK sudah menggeledah dan memeriksa SF Hariyanto sebagai saksi kasus PUPR-PKPP, tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” kata Herry, Senin (19/10/2026) di Pekanbaru.
Diketahui, KPK sebelumnya menggeledah rumah dinas dan rumah pribadi SF Hariyanto dan mengamankan sejumlah uang tunai. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pemeriksaan tersebut terkait penyidikan kasus dugaan pemerasan proyek di Dinas PUPR-PKPP yang menjerat Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.
F-GKBR menuntut KPK transparan soal aliran dana tersebut dan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.
“Jika tidak ada kejelasan dalam waktu dekat, kami pastikan akan datang dengan massa yang lebih besar dan menduduki KPK. Riau bukan ladang korupsi,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SF Hariyanto belum memberikan keterangan resmi terkait rencana aksi tersebut.(rl)















