60BERITA.ID | PEKANBARU – Praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar diduga masih berlangsung di wilayah Tenayan Raya. Sebuah ruko di kawasan Perumahan Mutiara, tak jauh dari Kantor Camat Tenayan Raya, diduga dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan BBM jenis Bio Solar dalam jumlah besar.
Penelusuran di lapangan mencatat aktivitas tersebut telah berjalan dalam kurun waktu yang tidak singkat. Kendaraan pengangkut keluar masuk secara bergantian dengan membawa muatan. Arus kendaraan berlangsung berulang dalam rentang waktu yang berdekatan.
Di dalam ruko, terdapat puluhan baby tank yang tersusun dan mengisi sebagian besar ruang bangunan. Wadah berkapasitas besar itu diduga berisi BBM subsidi jenis bio solar dalam jumlah besar.
Pada Rabu (18/3/2026), aktivitas bongkar muat kembali berlangsung. Kendaraan pengangkut yang diduga bermuatan BBM jenis Bio Solar datang silih berganti. Proses berlangsung terus-menerus dalam satu waktu.
Pergerakan kendaraan terjadi secara berulang dengan pola yang sama. Distribusi berlangsung dari dan menuju lokasi tersebut dengan intensitas tinggi.
Seorang pria berinisial AS yang berada di lokasi mengaku sebagai pengawas. Ia menyatakan bahwa aktivitas di dalam ruko berada dalam kendalinya.
Namun, saat dimintai keterangan terkait izin usaha serta legalitas penyimpanan BBM subsidi, ia tidak memberikan penjelasan.
“Di sini saya yang pegang,” ujarnya singkat.
Keterangan warga sekitar menyebut aktivitas tersebut telah berlangsung cukup lama. Lalu lintas kendaraan pengangkut BBM menjadi hal yang kerap terlihat di lokasi tersebut.
“Itu sudah lama. Mobil sering keluar masuk bawa minyak ke dalam,” ujar seorang warga berinisial UC.
Hingga berita ini disusun, aktivitas di lokasi tersebut masih berlangsung dengan pola yang sama. Kendaraan pengangkut tetap keluar masuk membawa muatan dari dan menuju ruko tersebut.(rl)















